Jumat, 30 Maret 2012

pelangi malam

berhembus angan bersama mimpi
berurai kata lewat senja
bertabur bintang indahkan malam kita
terlantun do'a dalam sujud
tak kan henti terpanjatkan
kau pecahkan duka dengan tawa
kau urai cinta dengan rasa
rindu membunacah lewati batas kesabaran
namun petuah sabar tak henti kau ucap
tenang saatku bersamamu
damai hatiku kala dengar seruan rindumu
kau terbangkan angan dan mimpiku
kau butakan arah saat kau tak ada untukku
terbakar hati kala ada kata cinta lain dihatimu
namun kembali kau tenangkan hati ini dengan nasihatmu

malam kita lewati dengan hamburan bintang dan sinar rembulan
kita lukiskan pelangi pada malam
tak terlihat memang
karna hanya aku dan kamu yang mampu melihatnya
saling memndang namun tak bertatap muka
berkesan dan sangat merindukan
kan ku nanti hingga saat itu tiba.

Sabtu, 24 Maret 2012

smoga takkan jadi luka LAGI..

berharap tak seperti yang ku fikirkan
berharap smua kan tetap baik-baik saja
antara aku dan kamu
sulit jika terus membayangkan smua ini
rasa takutlah yang slalu muncul
hilang dan timbul
berganti menjadi luka

Selasa, 20 Maret 2012

smua bukanlah mimpi

smua seakan mimpi
namun bukan mimpi
rasa ini nyata tak terduga

smua seakan mimpi
namun nyata
realita dan berwujud harapan

jika kau tetap menganggap seakan ini mimpi
tanyakan pada hatimu kembali
apakah rasa yang ada di hatimu juga seakan hanya MIMPI BELAKA??

Senin, 19 Maret 2012

kan tetap disini untukmu,,

bayang semu nampak sayu
jauh tak dapat ku raih

wajah senyum nampak riang
jauh tak dapat ku rengkuh

tangan melambai nampak sayup
jauh tak dapat dipeluk

hati kelu menahan rindu
membuncah seakan meluap

hati gelisah menanti kasih
nestapa tersudut mimpi

asa membangun rasa
rasa bersatu cinta

cinta tumbuhkan sayang
sayang merajut rindu

rindu mengubah asa
asa cinta sayang rindu

hadirkan makna dalam sejengkal kisah

hadirkan seberkas bayangan

menatap seakan tak menatap
mendengar seakan tak mendengar

sayup kembali kulihat
lambaian tangan

yang kau iringi dengan tawa dan seulas senyum
yang tak dapat kusaksikan
seperti keinginanq

kembali kau lambaikan tangan
dan tersungging senyum di sudut bibirku

getir rasa hati
namun cukup sebagai pelipur lara






Jumat, 09 Maret 2012

Tugas Mata Kuliah Membaca Komprehensif

Nama : Neo Ervida
Nim    : A310110041
Kelas  : II A
Progdi : PBSID

RESENSI NOVEL


Judul               : Zukruf Kasih
Pengarang      : Azura Dayana
Penerbit           : Lingkar Pena
Tebal Buku      : 20,5 cm, 254 halaman
Cetakan          : Maret 2009

            Azzura Dayana dilahirkan di Palembang pada 17 Maret 1983. Ia menggeluti hidup dalam tiga dunia : pendidikan, sastra, dan seni. Sarjana lulusan Universitas Sriwijaya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris ini memiliki hobi traveling. Banyak beberapa karya-karyanya yang melejit sejak ia bergabung dengan Forum Lingkar Pena, antara lain yaitu : novel Alabster (Gema Insani, 2004), Rumah Fosil ( Gema Insani, 2005), Birunya Langit Cinta ( Lingkar Pena Publishing House, 2009), dan Cinta Sang Penjaga Telaga ( Pro-U Media, 2009). Seluruh karya-karyanya mampu mengahadirkan semangat dan motivasi dalam hidup. Tak heran jika banyak peminat yang mengagumi buku dan novel-novel karyanya.
            Seperti halnya dalam novel yang berjudul Zukruf Kasih ini. Novel ini tidak jauh beda dengan novel-novel karya Azzura yang lain, yakni tetap mengusung tema utama religius atau berbau agama. Tema khusus dalam novel ini adalah tentang kebimbangan yang dialami seorang pemuda yang bernama Geo. Geo mulai mengalami keguncangan iman saat ayahnya merekomendasikannya untuk masuk seminari sembari kuliah. Seminari adalah semacam sekolah untuk memperdalami agama kristen, dan nantinya akan menjadi seorang pastur. Geo dihapkan pada dua pilihan besar, yang menyangkut esensi hidupnya sebagai anak manusia. Pilihan yang akan diambilnya akan mengakibatkan resiko besar bagi orang-orang yang berada dekat dengannya, Alsa adiknya, Rella, mahasiswi yang berusaha menerik perhatiannya, dan terutama adalah sang Ibu, perempuan yang paling dia kasihi.
            Geo menolak kehendak ayahnya untuk masuk seminari, dan ini mengakibatkan ayahnya sangat marah dan dia di usir dari rumah. Sebelumnya Geo bersama sahabatnya Fauzi telah banyak berbincang tentang islam dan Rasulullah. Suatu kedahsyatan yang mencengangkan, ketika geo berhasil menghafal dua surat dari kitab suci Al-qur’an , yakni surat Al-Fatihah dan surat Al-ikhlas. Hal ini membuatnya semakin mantab bahwa ia akan berbalik memeluk agama yang sama dengan ibunya. Berbagai cara dilakukan oleh ayanya untuk mengahalangi niat Geo untuk memeluk islam, hingga Geo hampir di cuci otak oleh ayahnya sendiri dengan bantuan seorang pastur. Akan tetapi hal itu bisa di gagalkan oleh Fauzi sahabatnya.
            Akhir cerita dari novel ini bahagia dan duka. Bahagianya yaitu Geo telah mantap dan resmi memeluk islam, dan Alsa adiknya yang awalnya sangat membenci islam ikut turut bersamanya. Serta kehadiran Rella yang mulanya membohongi Geo bahwa ia telah meninggal namun akhirnya Rella menjadi pendamping hidupnya. Dibalik semua kebahagiaan itu terlselip duka yakni saat Geo ditinggalkan oleh ibunya untuk selama-lamanya dan impian untuk hidup bersama dalam presepsi yang samapun kandas. Namun hati Geo merasa jauh lebih tenang dan tentram dengan agamanya yang baru.
            Novel ini memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan. Kekurangannya yaitu, pada akhir cerita masih terasa menggantung dan jika sedikit lebih diperpanjang akan lebih berkesan. Alur cerita yang digunakan oleh penulis bersifat flashback, jadi dituntuk bagi pembaca untuk mempunyai kejelian dan ingatan yang cukup. Adapun beberapa kelebihannya yaitu, penggunaan kiasan dan diksi pada kalimat mampu menambah imajinasi pembaca lebih masuk dalam alur cerita, sehingga pembaca terasa seolah-olah mengalami hal demikian. Dalam setiap bab dalam novel tidak terlalu panjang ceritanya, jadi pembaca lebih mudah mengingat dan memahaminya serta kepaduan yang tepat.
 Novel ini mampu memberikan motivasi an rasa syukur yang berlebih pada setiap pembacanya, bahwa yang mampu merubah suatu keyakinan itu bukanlah manusia, melainkan Allah lah yang memberi kesadaran beriman bagi hambanya. Oleh karena itu, bersyukurlah kita karena Allah masih memberi kesempatan untuk memeluk dienNYA dan menapaki jalan menuju JannahNYA.
            



Jumat, 02 Maret 2012

TAK KAN USANG

aku dan Ibunda..Almun Farida


Perih hati yang q lukai
Brtubi-tubi hingga rasa itupun mati
Namun tak sedikitpun engkau berkeluh hati

Seulas senyummu tetap tersungging
Belas kasihmu tetap tercurah
Do’a tulusmu tetap terucap
Mengiringi langkah kaki nan seok ini

Murka aku saat tak menghiraukan pintamu
Sesat aku saat tak merasakan sentuhmu
Tersadar aku kini saat berada jauh darimu
Merindukan belaimu saat ku terjatuh
Merindukan dekapanmu saat ku tergores luka

Tersadar aku kini saat sulit tuk bisa menggapaimu
Ingin ku teteskan air mata ini saat kau dismpingku
Ingin ku merenda kisah indah yang hanya bersamamu
Hanya di dua masa
Sekarang dan untuk selamanya

Bahagiakanmu itu yang ku mau
Dan hingga saat ini aku masih berjuang tuk wujudkan mimpiku
Mimpiku tuk bahagiakanmu

Kan ku rajut asa hingga pelangi itu tercipta
Hanya untukmu ku persembahkan segala cinta
Karna engkau adalah segalanya
IBU......
Cinta kasihmu takkan usang dan terganti di hatiku....

Kamis, 01 Maret 2012

With Beloved Friend's

Cari materi untuk tugas PPD (Perkembangan peserta didik), di perpust pusat..............(290320120)

dipilah-pilah bukunya......



dicaca-baca.......
di lihat2....


masihh raguu....ganti buku deeh....
tanya pendapat temen dulu ....

dan akhirrrrrrrnyaa.....
taraaaaaaaaaaaaaaat,,,nemu deh buku yang pas..
alhamdulillah yya sesuatu...:D
Diskusi deeh setelah nemu buku yang pas di hati....:D
diskusi apa ngobrol yyak.....



setelah lelah mencari materi di lautan buku, tak ada salahnya kita sejenak refreshing tuk segarkan fikira...
duduk di tepi kolam ikan, bercanda ria, membicarakn tentang masa depan, dan di temani segelas es teh agak sepet rasanya.
wkwkkwkwkwkw........

Hafalan Sholat Delisa

tak tertahankan derasnya air mata yang mengucur saat menyaksikan film ini. sungguh menyentuh kalbu.
bagi anda yang belum menyaksikan, saya sarankan untuk menyaksikannya. hikmah yang begitu besar yang tersimpan dalam film ini. mengapa kita sulit untuk melakukan sesuatu? itu karena kita tidak ikhlas saat melaksanakannya. pertanyaan kecil Delisa pada Ustadz Rahman. kalimat itu penuh makna, dan mampu menjadi motivasi diri kita.

film ini di angkat dari novel karya Tere-Liye, yang berlatar belakang di Aceh mampu membuat hati berdebar, mrinding hingga meneteskan air mata. soundtrack yang di nyanyikan oleh Rafly dengan judul "Lagu Ibu" menambah keharuan alur cerita yang makin menyesakkan dada.


http://cotbada.blogspot.com/2011/12/mp3-download-ost-hafalan-shalat.html