Kembali menguak sebuah karya penuh semangat dan inspirasi untuk tak terus
menerus menjadi pribadi yang keji, karna tak mampu memaknai hidup. Fidi
Mahendra dalam bukunya yang berjudul "Winner Of LOVE-Jalan Cinta Para
Pemenang", menorehkan sebuah kisah yang sangat bermakna. Saya sedikit akan
mencoba untuk mengambil pelajaran dari kisah tersebut.
Kegagalan. Setiap orang pasti pernah mengalaminya, lantas apa yang anda
lakukan saat kegagalan tengah menyelimuti hidup dan hari-hari anda. Menyesal?
Menangis? atau bahkan mengacuhkannya?. Allah membebani hambanya dengan suatu
masalah tidak akan melebihi batas kemampuannya. Begitu juga dengan kegagalan
yang pernah menimpa kita.
Dalam bukunya yang salah satu bab awalnya membahas tentang kegagalan, ada
sebuah kisah dari seorang lulusan dari universitas terkemuka, namun ia selalu
gagal setiap mengikuti tes pegawai. Tes apapun yang ia lalui semuanya menuai
kegagalan. Padahal ia sudah rajin beribadah, berdo'a, shlat tahajud, dan
ibadah-ibadah lainnya. Hingga pada akhirnya ia mendatangi seorang ustadz.
"Ustadz, katanya Allah itu selalu mengabulkan do'a hambanya."
"Betul," jawab ustadz.
"Saya telah berdo'a setiap hari, shalat tahjud, puasa sunnah, dan
semua amalan-amalan lainnya telah saya lakukan, mengapa Allah belum juga
mengabulkan do'a saya? Padahal do'a saya sangat sederhana bahkan amat sangat
sedrhana, saya hanya ingin dapat kerja."
Ustad itu berpikir sejenak, memahami keluhan anak muda di depannya. Lalu ia
berkata, "mungkin kamu belum maksimal dalam belajar?"
"Belum maksimal bagaimana? Siang malam saya belajar, ,membaca semua
trik-trik soal, ikut bimbingan, latihan-latihan, membaca koran bahkan semua
informasi baik di media cetak maupun televisi selalu saya ikuti. Kurang apa
coba?" Setengah marah anak muda ini mengeluarkan semua unek-uneknya.
Sambil menghea nafas panjang, tiba-tiba sang ustad berdiri dan menjabat
tangan anak muda itu. "Selamat anak muda," katanya.
"Hah..maksudnya?" tanya pemuda itu keherann.
"Allah sedang mempersiapkanmu menjadi seorang pemimpin. Allah sengaja
memberikan kegagalan demi kegagalan dalam hidupmu sampai akhirnya engakau tidak
menangis dan mengeluh akan kegagalan itu. Allah sedang menggemblengmu menjadi
pendekar hidup, menjadi ksatria."
"Saya belum mengerti."
"Kegagalan akan mengajarkanmu menjadi orang yang tahan uji. Bila
engkau gagal lalu menangus setelah itu bangkit lagi, gagal lagi, mengais,
bangkit lagi. Hingga akhirnya suatu saat engkau gagal, engakau tak lagi
menangis karena engakau paham bahwa kesedihan tak akan membantu apa-apa, itu
namanya engkau sedang dilatih oleh Allah untuk menjadi sosol yang tegar
menjalani hidup."
Pemuda itu mulai mengerti perkataan ustad. "Lalu kapan saya akan
berhasil? Dan mengapa do'a-do'a saya tak satupun dikabulkan oleh-Nya?"
"Keberhasilan dan kesuksesan hanyalah soal waktu, yang penting engkau
berproses dulu. Do'amu memang sengaja tak dikabulkan di dunia karena itu
menjadi tabunganmu di akhirat, Dan memang Allah suka untuk tidak mengabulkan
do'amu agar engkau selalu berdo'a, berdo'a dan berdo'a, karena itu membuatmu
lebih dekat dengan-Nya."
***
Ambillah petuah dan pelajaran dari kisah ini sobat, bahwa Allah selalu
memberikan yang terbaik untuk hambanya. Bahkan sebuah kegagalanpun sangat besar
ilmunya, sangat besar manfaatnya jika kita bisa untuk berpositif thinking, ber
khusnudzon terhadap setiap rencana-rencana Allah.
Terkadang kita menyerah hanya karena sekali terjatuh dalam kegagalan, lalu
mengeluh dan putus asa. Ketahuilah, bahwa keseuksesan adalah satu langkah di
depan kegagalan. Kesuksesan sejati hanya didapat setelah kita mampu melewati
ribuan kegagalan. Dan kesuksesan pasti datang setelah kegagalan. Seperti
datangnya pagi selepas malam.
Semangat adalah satu-satunya hal yang kita butuhkan, selain itu kita juga
butuh kesabarann untuk bangkit dari kegagalan. Dalam Al-Qur'an pun telah
dijelaskan bahwa manusia akan di uji terus menerus, yakni dalam Q.S
Al-Baqarah:214.
Marilah bangkit kawan, kejar mimpi rengkuh dalam genggammu dan wujudkan
itu. :D
#sedikit banyaknya terimakasih, semoga bermanfaat. :D
maaf jika terdapat kekurang sempurnaan.
Sumber : "Winner of Love- Jalan Cinta Para Pemenang" karya Fidi
Mahendra.

