Nim : A310110041
Kelas : II A
Progdi : PBSID
RESENSI NOVEL
Judul :
Zukruf Kasih
Pengarang : Azura Dayana
Penerbit : Lingkar Pena
Tebal Buku : 20,5 cm, 254 halaman
Cetakan : Maret 2009
Azzura
Dayana dilahirkan di Palembang pada 17 Maret 1983. Ia menggeluti hidup dalam
tiga dunia : pendidikan, sastra, dan seni. Sarjana lulusan Universitas
Sriwijaya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris ini memiliki hobi traveling. Banyak beberapa karya-karyanya
yang melejit sejak ia bergabung dengan Forum Lingkar Pena, antara lain yaitu :
novel Alabster (Gema Insani, 2004), Rumah Fosil ( Gema Insani, 2005), Birunya Langit Cinta ( Lingkar Pena
Publishing House, 2009), dan Cinta Sang
Penjaga Telaga ( Pro-U Media, 2009). Seluruh karya-karyanya mampu
mengahadirkan semangat dan motivasi dalam hidup. Tak heran jika banyak peminat
yang mengagumi buku dan novel-novel karyanya.
Seperti
halnya dalam novel yang berjudul Zukruf Kasih ini. Novel ini tidak jauh beda dengan
novel-novel karya Azzura yang lain, yakni tetap mengusung tema utama religius
atau berbau agama. Tema khusus dalam novel ini adalah tentang kebimbangan yang
dialami seorang pemuda yang bernama Geo. Geo mulai mengalami keguncangan iman
saat ayahnya merekomendasikannya untuk masuk seminari sembari kuliah. Seminari
adalah semacam sekolah untuk memperdalami agama kristen, dan nantinya akan
menjadi seorang pastur. Geo dihapkan pada dua pilihan besar, yang menyangkut
esensi hidupnya sebagai anak manusia. Pilihan yang akan diambilnya akan
mengakibatkan resiko besar bagi orang-orang yang berada dekat dengannya, Alsa
adiknya, Rella, mahasiswi yang berusaha menerik perhatiannya, dan terutama
adalah sang Ibu, perempuan yang paling dia kasihi.
Geo
menolak kehendak ayahnya untuk masuk seminari, dan ini mengakibatkan ayahnya
sangat marah dan dia di usir dari rumah. Sebelumnya Geo bersama sahabatnya
Fauzi telah banyak berbincang tentang islam dan Rasulullah. Suatu kedahsyatan
yang mencengangkan, ketika geo berhasil menghafal dua surat dari kitab suci
Al-qur’an , yakni surat Al-Fatihah dan surat Al-ikhlas. Hal ini membuatnya
semakin mantab bahwa ia akan berbalik memeluk agama yang sama dengan ibunya.
Berbagai cara dilakukan oleh ayanya untuk mengahalangi niat Geo untuk memeluk
islam, hingga Geo hampir di cuci otak oleh ayahnya sendiri dengan bantuan
seorang pastur. Akan tetapi hal itu bisa di gagalkan oleh Fauzi sahabatnya.
Akhir
cerita dari novel ini bahagia dan duka. Bahagianya yaitu Geo telah mantap dan
resmi memeluk islam, dan Alsa adiknya yang awalnya sangat membenci islam ikut
turut bersamanya. Serta kehadiran Rella yang mulanya membohongi Geo bahwa ia
telah meninggal namun akhirnya Rella menjadi pendamping hidupnya. Dibalik semua
kebahagiaan itu terlselip duka yakni saat Geo ditinggalkan oleh ibunya untuk
selama-lamanya dan impian untuk hidup bersama dalam presepsi yang samapun
kandas. Namun hati Geo merasa jauh lebih tenang dan tentram dengan agamanya
yang baru.
Novel
ini memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan. Kekurangannya yaitu, pada akhir
cerita masih terasa menggantung dan jika sedikit lebih diperpanjang akan lebih
berkesan. Alur cerita yang digunakan oleh penulis bersifat flashback, jadi
dituntuk bagi pembaca untuk mempunyai kejelian dan ingatan yang cukup. Adapun
beberapa kelebihannya yaitu, penggunaan kiasan dan diksi pada kalimat mampu
menambah imajinasi pembaca lebih masuk dalam alur cerita, sehingga pembaca
terasa seolah-olah mengalami hal demikian. Dalam setiap bab dalam novel tidak
terlalu panjang ceritanya, jadi pembaca lebih mudah mengingat dan memahaminya
serta kepaduan yang tepat.
Novel ini mampu memberikan motivasi an rasa
syukur yang berlebih pada setiap pembacanya, bahwa yang mampu merubah suatu
keyakinan itu bukanlah manusia, melainkan Allah lah yang memberi kesadaran
beriman bagi hambanya. Oleh karena itu, bersyukurlah kita karena Allah masih
memberi kesempatan untuk memeluk dienNYA dan menapaki jalan menuju JannahNYA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar