Selasa, 25 Desember 2012

Kembali Melukis Mimpi

September lalu merupakan september kelabu bagiku. Mengapa demikian? karna disana pupuslah semua mimpi dan harapanku. Hingga akhirnya kuputuskan untuk tak menulis lagi. karena sungguh luka itu begitu dalam hingga rasanya enggan untuk menengoknya kembali. Dan kini aku kembali dengan jiwa dan semangat baru.

Di penghujung tahun ini, inginku kembali melukis mimpi dan asaku yang sempat terkoyak hingga jatuh berkeping-keping. Dengan kisah hidup yang seperti itu, aku menjadi mengerti akan hakikat hidup ini. Tak selamaya merasakan bahagia, namun kesedihanpun kadang turut menjadi penghiasnya. Tak terpenuhinya cinta bukanlah akhir dari segalanya, karena kekekalan cinta akan selalu ada dalam hati manusia, karena pada hakikatnya manusia adalah makhluk pendamba cinta. Namun, sebesar apapun kecintaan terhadap makhluk tak boleh menggeser kecintaan kita terhadap pencipta. karena Dialah sang Maha Pemilik dan Pemberi Cinta.
Jangan sampai kita menjadi manusia bodoh yang tunduk akan cinta, yang rapuh dan menyerah karna cinta. Dan jangan sampai pula kita terjebak cinta yang hanya sementara. termasuk kecintaan pada dunia dan makhlukNya.

-eRvida-

Minggu, 16 September 2012

. . . .

saat ku yakin bahwa memang dia yang Kau catatankan sebagai imamku,
ternyata Kau sadarkan aku lebih cepat bahwa bukan aku yang kan menjadi bidadarinya,
mulanya aku memang menangis,
karna memang kubiarkan semua kekecewaan itu meluap,
karna memang kubiarkan seluruh lara kan hanyut bersama derai airmata,

sakit dan pilu yang kurasa bukan menjadi alasan untuk menjauh dariMu
karna sesungguhnya aku sangat meyakini bahwa Kau kan gantikan dengan seseorang yang lain,
yang memang mau menerima aku apa adanya,
yang mendapat restu dari kedua ibu bapaknya,

tiada hal lain yang bisa kulakukan selain ikhlas,
ya mengikhlaskan semua asa yang menguap begitu saja,
dan kini kembali kubangun asa itu,
sendiri,,
sendiri karna memang aku memilih sendiri,
karna masih terlalu jera tuk kembali rasakan cinta,
kubiarkan hatiku berjalan meniti terjalnya hidup,
kuajarkan padanya agar senantiasa menggantungkan harapan padaMu,
maka bimbinglah hati ini untuk senantiasa berada dalam dekapanMu,
karna tiada cinta lain yang mampu menandingi cintaMu padaku,
dan ku yakin itu..

-eRvida-

Kamis, 13 September 2012

Terulang. . .


Lagi dan terulang kembali
Saat ku tak mampu lagi menatap terang cahayanya
Saat ku tak kan bisa lagi berada disisi sinarnya
Saat ku harus meredupkan sinarku untuknya
Untuk cahaya yang slalu kudamba
Cahaya bintang
Entah aku atau engkau yang meredup
Yang kurasa saat ini
Berat untuk meredupkan sinarku
Lantas haruskah aku berpura-pura redup dan meninggalkanmu?
Ataukah akan tetap berdiri diujung gulita menanti cahayamu?
Sampai saat ini pun tak pernah ku tau apa isi hatimu
Fantasikah semuanya saat kita lalui gelap malam bersama?
Rasaku ini selalu sama, kemarin hingga esok kuberharap tetap sama
Ku akan menunggu saat bulan dan bintang kan dipertemukan dalam suatu malam yang indah
Layaknya perkataanmu dahulu
Namun sekarang akupun mengerti mengapa kau seperti ini dahulu
Karena memang bulan dan bintang tak akan pernah bertemu dalam malam yang indah

                                                                -eRvida-

Selasa, 11 September 2012

Jika Aku Jatuh Cinta


Ya Allah, jika aku jatuh cinta
Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya kepada-Mu
Agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta
Jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati
Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya bertaut pada-Mu
Agar aku tidak terjatuh dalam jurang cinta semu

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati
Jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hati-Mu

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu
Rindkanlah aku pada seseorang yang merindu syahid dijalan-Mu

Ya Allah, jika aku rindu
Jagalah rinduku padanya agar aku tidak lalai merindukan syurga-Mu

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kasih-Mu
Janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu
Jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu

Ya Allah, jika Engkau halalkan aku merindui kekasih-Mu
Jangan biarkan aku melampaui batas
Sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu


                                                                                                            -Langit Taman Hati-

Kamis, 09 Agustus 2012

engkau dan aku

aku
akan tetap berangan meski engkau tak lagi bersinar

aku
akan tetap berdiri meski engkau tak lagi menanti

aku
akan tetap tersenyum meski engkau tak menghendaki

aku
akan tetap melangkah meskipun  engkau enggan

aku
akan tetap menjadi aku dari adanya kau hingga mungkin tak ada lagi disampingku

melewati senja dalam sendiri akupun sudah biasa
mengarungi pekat gulita sendiri akupun mampu
melawan badai airmata sendiri akupun bisa
meski terkadang merasa ada sesosok yang hilang

aku tau engkau tak berani mekukis semua keindahan yang ingin kita lewati kelak
aku tau engkau enggan mengumbar janji dan kata cinta
aku tau engkau akan selalu menjaga kesucianku
aku tau engkau tak ingin mendahului kehendak Rabmu

anganku tinggi bergantung disudut pelangi
karna ku ingin indahnya dapat dirasakan oleh semua orang kelak jika terwujud
dan akan tetap menjadi indah pada waktunya jika tak terwujud
karena pasti akan ada keindahan lain
di lain waktu dan di lain hati

tetaplah menjadi dirimu seperti yang ku tau ataupun yang tak ku tau
ku bahagia dapat mengenalmu lebih dekat
lebih dekat dengan hatimu, meski aku tak tau apa yang ada dalam hatimu. .
namun yang ku tau, adanya dirimu di hariku
membuatnya semakin indah dan bermakna. .

Selasa, 07 Agustus 2012

entah..

dahulu kau selalu tampak bercahaya saat bersamaku. namun kini engkau terlihat sedikit redup. mengapa? apakah sudah enggan kau berbagi cahaya dengaku? dahulu setiap aku berada di tempat ini, engkau selalu ingin menemuiku, temani malamku. namun sekarang pun aku lewati ini sendiri.
tau kah engkau, meski begitu aku selalu berusaha nampak behagia didepanmu, selalu bersikap seperti tak ada apa-apa, kupendam semua luka, ku pusatkan semua rasa padamu.
Rindu. itu yang kini kurasa, apakah seua ini hanya perasaanku saja, ataukah memang engkau berusaha menjauh dariku?
entahlah, , , ,
mencoba menepis semua itu mungkin adalah pilihan terbaik..
tak mau ku melukai hatiku sendiri dengan berbagai prasangka yang belum tentu itu akan menjadi kenyataan..

hanya bersandar pada pertolonganMU ya Rab, tunjukkan dan berikanlah jalan yang terbaik bagiku, bagi kami, 
kan ku relakan ia, jika memang Engkau memiliki pendamping yang pantas untuknya
kan ku relakan ia, asalkan ia tetap dapat bersinar
ka ku relakan ia, kan ku relakan ia dan kan kupendam rasaku padanya
karena sesungguhnya akupun tak berhak menuntut lebih padaMU,
mengingat begitu banyak nikmat yang kau berikan untukku
untuk hidupku saat ini

jika memang benar adanya cahayanya tak lagi untukku
berikan ketabahan untukku. .
agar dapat tetap aku bersujud padaMU.

Senin, 06 Agustus 2012

T.T

beribu cara slalu ku lakukan untuk memendam rasa cemburuku padanya
beribu cara slalu kulakukan untuk memendam luka
lantas mengapa kini engkau begitu marah saat ku hanya melakukan sedikit salah??

tak taukah engkau betapa sulitnya aku untuk memahamimu
betapa sulitnya aku untuk menepis semua rasa kecewaku
betapa sulitnya untuk tetap tersenyum meski hatiku perih

kiniku mulai kembali belajar
bahwa hal yang aku anggap kecil belum tentu engakau anggap kecil juga

tau kah kau, aku berharap Agustus ini akan menjadi Agustus terindah
namun ternyata aku salah
Agustusku penuh dengan genangan air mata
pilu, perih yang ku rasa

tau kah kau
aku akan tetap mencoba dan berusaha berdiri
menjadi setegar apapun

ku akan tetap menantimu diujung malam
ku akan tetap menunggumu bersama gulita
entah mengapa semua sakit ini rela ku rasakan
mungkin karena begitu besarnya rasa ini padamu

lantas, apa kau tak menyadarinya??
hingga terseok tetap ku coba tersenyum
menepis segala kekecewaan-kekecewaan

namun mengapa sesakit ini yang kau beri dengan tiba2..
T.T