“Kebersihan
sebagian dari iman”. Pepatah tersebut notabene sudah tak asing lagi terdengar
di telinga kita. Bahkan anak-anak TK pun pasti mengetahuinya. Lalu bagaimanakah
dengan lingkunagn disekitar kita? Sudahkah lingkungan kita dapat mencerminkan
iman kita?
Definisi dari kebersihan itu sendiri
adalah keadaan bebas dari kotoran, seperti halnya debu, sampah dan bau.
Kebersihan lingkungan adalah hal yang harus di jaga. Karena selain hal itu
menyangkut kenyamanan kita saat berada dalam lingkungan itu, juga menyangkut
kesehatan diri kita. Karena lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya
terdapat kuman-kuman dan bakteri-bakteri buruk yang dapat menyebabkan kita
terserang penyakit. Misalnya saja, genangan air di gelas atau pun kaleng bekas.
Hal ini dapat memicu adanya jentik-jentik nyamuk demam berdarah yang sangat
merugikan kita jika kita sampai tersengat olehnya. Kurang bersihnya lingkungan
yang kita tempati juga akan membuat kita merasa tidak nyaman dan jijik.
Misalnya saja saat kita berada didalam kelas, banyak sampah-sampah yang
berserakan dan meja kursi yang berdebu. Tentu saja kita akan merasa jijik dan
tidak nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sehingga hal ini dapat
memecahkan konsentrasi kita. Hal ini sagat merugikan diri kita, karena kita
tidak dapat menangkap hasil dari pelajaran yang disampaikan oleh bapak ibu
guru. Selain itu kebersihan juga mencerminkan kepribadian dan iman dari seorang
muslim.
Menjaga kebersihan lingkungan
bukanlah hal yang mudah. Hal ini dikarenakan karakter-karakter atau kepribadian
dari setiap diri manusia yang berbeda-beda. Menjaga kebersihan lingkungan juga
banyak melibatkan semua warga masyarakat di sekitar kita. Oleh karena itu
karakter atau jiwa yang sadar dan peduli akan kebersihan lingkungan hendaknya
di bentuk sejak dini. Yaitu dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang
mencerminkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dalam hal ini peranan orang
tua sangatlah penting. Diman orang tua harus mengajarkan dan membiasakan
anaknya untuk menerapakan sikap tersebut. Penerapan sikap dan kepribadian
seperti ini bisa dimulai dari hal yang kecil dan sederhana. Misalnya saja orang
tua mengharuskan anaknya untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini akan
merefleksi si anak untuk berfikir bahwa sampah itu harus di buang di tempat
sampah. Dna dengan sendirinya anak akan terbiasa dengan ha tersebut hingga dia
dewasa. Namun hal ini juag tak lepas dari bimbingan guru saat ada di sekolah.
Menjaga kebersihan lingkungan akan
memberikan banyak manfaat bukan akibat. Oleh karena itu marilah kita
bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat agar memberikan
banyak manfaat untuk kehidupan kita kelak. Dan juga sebai cerminan iman dari
seorang muslim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar