Rabu, 06 Juni 2012

Tugas DDM Zaman Dulu: kebersihan = Iman


“Kebersihan sebagian dari iman”. Pepatah tersebut notabene sudah tak asing lagi terdengar di telinga kita. Bahkan anak-anak TK pun pasti mengetahuinya. Lalu bagaimanakah dengan lingkunagn disekitar kita? Sudahkah lingkungan kita dapat mencerminkan iman kita?
            Definisi dari kebersihan itu sendiri adalah keadaan bebas dari kotoran, seperti halnya debu, sampah dan bau. Kebersihan lingkungan adalah hal yang harus di jaga. Karena selain hal itu menyangkut kenyamanan kita saat berada dalam lingkungan itu, juga menyangkut kesehatan diri kita. Karena lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya terdapat kuman-kuman dan bakteri-bakteri buruk yang dapat menyebabkan kita terserang penyakit. Misalnya saja, genangan air di gelas atau pun kaleng bekas. Hal ini dapat memicu adanya jentik-jentik nyamuk demam berdarah yang sangat merugikan kita jika kita sampai tersengat olehnya. Kurang bersihnya lingkungan yang kita tempati juga akan membuat kita merasa tidak nyaman dan jijik. Misalnya saja saat kita berada didalam kelas, banyak sampah-sampah yang berserakan dan meja kursi yang berdebu. Tentu saja kita akan merasa jijik dan tidak nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sehingga hal ini dapat memecahkan konsentrasi kita. Hal ini sagat merugikan diri kita, karena kita tidak dapat menangkap hasil dari pelajaran yang disampaikan oleh bapak ibu guru. Selain itu kebersihan juga mencerminkan kepribadian dan iman dari seorang muslim.
            Menjaga kebersihan lingkungan bukanlah hal yang mudah. Hal ini dikarenakan karakter-karakter atau kepribadian dari setiap diri manusia yang berbeda-beda. Menjaga kebersihan lingkungan juga banyak melibatkan semua warga masyarakat di sekitar kita. Oleh karena itu karakter atau jiwa yang sadar dan peduli akan kebersihan lingkungan hendaknya di bentuk sejak dini. Yaitu dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang mencerminkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dalam hal ini peranan orang tua sangatlah penting. Diman orang tua harus mengajarkan dan membiasakan anaknya untuk menerapakan sikap tersebut. Penerapan sikap dan kepribadian seperti ini bisa dimulai dari hal yang kecil dan sederhana. Misalnya saja orang tua mengharuskan anaknya untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini akan merefleksi si anak untuk berfikir bahwa sampah itu harus di buang di tempat sampah. Dna dengan sendirinya anak akan terbiasa dengan ha tersebut hingga dia dewasa. Namun hal ini juag tak lepas dari bimbingan guru saat ada di sekolah.
            Menjaga kebersihan lingkungan akan memberikan banyak manfaat bukan akibat. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat agar memberikan banyak manfaat untuk kehidupan kita kelak. Dan juga sebai cerminan iman dari seorang muslim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar