Nama
: Neo Ervida
Nim
: A310110041
Tugas
Membaca Komprehensif
Judul
jurnal : Peranan Museum sebagai Sumber
Belajar dan Pengaruhnya Terhadap Minat Belajar Sejarah Mahasiswa
Oleh : Kunardi Hardjoprawito (Fakultas
Sastra UNS Surakarta)
Abstrak
asli :
Penelitian
ini bertujuan umtuk memperoleh gambaran tentang pengeruh museum sebagai sumber
belajar terhadap wawasan kebangsaan mahasiswa jurusan Sejarah FKIP Universitas
Sebelas Maret Surakarta. Di samping itu, dikaji sampai di mana peranan museum
mampu menggugah kesadaran para pengajar akan pentingnya lembaga ini dalam
pengajaran sejarah, sampai dimana mahasiswa terdorong untuk memanfaatkan museum
bagi upaya memperoleh kejelasan informasi kesejarahan, sampai dimana museum
dimanfaatkan sebagai objek pendidikan, penelitian, dan kepariwisataan, dan
sampai dimana pula museum memberikan masukan kepada lembaga pendidikan sejarah
untuk mengembangkan kurikulumnya.
Kesimpulan
penelitian ini adalah: (1) kebanyakan mahasiswa memandang museum sebagai sumber
belajar mampu membangkitkan minat belajar sejarah dan meningkatkan wawasan
kebangsaan mahasiswa, (2) dengan kesadaran akan pentingnya museum dalam
pengajaran sejarah, dalam pelaksanaan belajar mandiri museum seperti halnya
sumber-sumber belajar lainnya, pengajar mampu meningkatkan penambahan
pengetahuan dan kemampuan mahasiswa, (3) kesadaran dan kepedulian pengajar ini
mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan museum bagi upayanya memperoleh
kejelasan informasi kesejarahan, (4) ketiga pihak mengetahui bahwa museum
dimanfaatkan sebagai objek pendidikan, penelitian, dan kepariwisataan, dan (5)
sebagai sumber belajar dan objek penelitian museum banyak memberikan masukan
kepada lembaga pendidikan sejarah dalam mengembangkan kurikulumnya.
Kata
kunci : museum sebagai sumber belajar, wawasan kebangsaan, kesadaran dan
kepedulian pengajar, dan pengembangan kurikulum.
Reproduksi
Abstrak
PERANAN
MUSEUM SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP MINAT BELAJAR SEJARAH
MAHASISWA
Penelitian
yang dilakukan oleh Kurnadi Hardjoprawito ini bertujuan untuk memperoleh
gambaran terhadap penggunaaan museum sebagai sumber belajar terhadap wawasan
kebangsaan mahasiswa jurusan Sejarah FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengambilan
data yang diperoleh dari lingkungan kampus UNS dan permuseuman ( Sonobudoyo,
Radyapustaka, Sangiran, dan Museum Bali). Selain itu teknik utama yang
digunakan adalah pengamatan dan wawancara. Kesimpulan penelitian ini adalah:
(1) kebanyakan mahasiswa memandang museum sebagai sumber belajar mampu
membangkitkan minat belajar sejarah dan meningkatkan wawasan kebangsaan
mahasiswa, (2) dengan kesadaran akan pentingnya museum dalam pengajaran
sejarah, dalam pelaksanaan belajar mandiri museum seperti halnya sumber-sumber
belajar lainnya, pengajar mampu meningkatkan penambahan pengetahuan dan
kemampuan mahasiswa, (3) kesadaran dan kepedulian pengajar ini mendorong
mahasiswa untuk memanfaatkan museum bagi upayanya memperoleh kejelasan
informasi kesejarahan, (4) ketiga pihak mengetahui bahwa museum dimanfaatkan
sebagai objek pendidikan, penelitian, dan kepariwisataan, dan (5) sebagai
sumber belajar dan objek penelitian museum banyak memberikan masukan kepada
lembaga pendidikan sejarah dalam mengembangkan kurikulumnya.
Kata kunci : museum sebagai sumber belajar,
wawasan kebangsaan, kesadaran dan kepedulian pengajar, dan pengembangan
kurikulum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar