Sekilas kisah tersebut dapat banyak diambil makna dan hikmahnya. Salah satunya ialah bisa kita kaitkan dengan cinta kasih kita terhadap lawan jenis. Perasaan suka bukanlah hal yang tabu dan bukanlah hal yang dilarang. Begitupun rasa sayang apalagi rasa cinta yang slalu bertalian terhadapnya. Kecintaan terhadap apapun yang telah diciptakan sang Maha Pencipta itu bukan suatu larangan, bahkan Rab kita memerintah kita untuk saling mencintai sesama muslim. Namun dengan satu catatan cinta kita terhadap ciptaannya haruslah menajdi cinta yang kesekian, karena tingkatan cinta yang pertama sepantasnya kita persembahkan kepadaNYA Rab pencipta semesta alam. DIA lah yang menjadikan segala sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin, Dia lah yang memberikan kesulitan namun tetap ada solusi dibaliknya, Dia lah pemilik alam semesta beserta isinya, dan Dia lah maha segalanya.
Dengan Maha Segalanya itulah sepatutnya cinta tertinggi kita, kita haturkan kepadaNYA sebagai rasa syukur akan nikmat yang tak terhitung jumlahnya. Sudahkah kita menempatkanNYA pada posisi teratas pada posisi tertinggi di hati serta jiwa kita?? Mari kita renungkan kembali, sebesar apakah yang diberikan oleh seseorang yang kita cintai (dalam artian pacar)?? Pasti ia akan meninggalkan kita kelak,, namun Allah... Dia tak akan sedikitpun menjauh dari kita, malah kita yang lari dariNYA. Dan saat ia yang kita cintai meninggalkan kita, barulah kita mendekat padaNYA, mengadu padaNYA. Tidakkah kita malu terhadapNYA??
Sedikitpun Dia tak akan berkhianat pada kita jika bukan kita sendirilah yang memulai penghianatan itu. Pasti kan kita temui dan pasti Dia akan menghadirkan seseorang yang memang telah Dia suratkan untuk menemani kita kelak, untuk menjadi cinta yang kekal setelah mencintai Dia serta RasulNya. Seseorang yang entah kapan akan dipertemukan kepada kita. Membawa kebahagiaan dan mimpi indah bersama.
Bersabarlah wahai hati..
Untuk senantiasa menanti dalam sujudmu..
Bersabarlah wahai hati..
Untuk senantiasa mendekat dan bermunajat padaNYA
dan yakinlah wahai hati...
tulang rusuk tak akan pernah tertukar..
:D
keep spirit...
pasti kita bisa menjaga hati kita, hingga nanti saat itu tiba.
Benahi diri untuk menjadi orang pilihan yang akan mendampingi orang-orang terpilih,
:D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar